Rabu, 29 April 2020

Apakah IQ, EQ, dan SQ itu?

Setiap orang memiliki 3 macam kecerdasan di dalam dirinya untuk menjalani hidup ini, hanya jarang ditemukan orang2 yang mungkin bisa menonjol di semua kecerdasan.

Biasanya yang mungkin bisa menonjol hanya 2 atau 1 kecerdasan saja. Entah itu hanya IQ, tanpa EQ dan SQ, hanya SQ dan EQ saja tanpa IQ, atau hanya IQ dan EQ tanpa adanya SQ.

Dalam menjalani hidup kita butuhkan ketiga kecerdasan itu untuk bisa dominan, dan seimbang, karena ketiga kecerdasan itu sangat penting, agar bisa menempatkan diri dan keadaan kapan harus mengunakan IQ, EQ dan SQ

Kecerdasan Intelektual atau Intelligence Quotient (IQ)

IQ merupakan adalah kemampuan individu dalam berpikir, mengolah, memahami gagasan, daya tangkap, dan bertindak terarah secara maksimal. IQ dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh seseorang. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ adalah usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis. 

Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. 

Menurut Howard Gardner, seorang psikolog terkemuka dari Universitas Harvard, kecerdasan manusia dibagi dalam delapan kategori, yakni:
Kecerdasan linguistik (verbal-linguistic).
Kecerdasan matematik atau logika (logical-mathematical).
Kecerdasan spasial (visual-spatial).
Kecerdasan kinetik dan jasmani (bodily-kinesthetic).
Kecerdasan musikal (music-rhythmic and harmonic).
Kecerdasan interpersonal (interpersonal).
Kecerdasan intrapersonal (intrapersonal).
Kecerdasan naturalis (naturalistic).

Kecerdasan Emosional atau Emotional Quotient (EQ)

EQ atau kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa manfaat memiliki kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual terhadap kesuksesan seseorang.

Menurut Howard Gardner (1983) ada beberapa pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni:
Mampu mengenali, menyadari dan mengelola emosi diri sendiri. 
Memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain.
Mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional.
Mampu menggunakan emosi diri dan lingkungan sekitarnya sebagai alat untuk memotivasi diri.
 
Seseorang dengan kecerdasan emosional yang baik akan menjadi pribadi menyenangkan dan kehadirannya lebih didambakan orang lain. Hal ini di karenankan kecerdasan emosional akan membuat seseorang punya rasa empati, cinta, motivasi, serta mampu menempatkan diri kapan harus sedih atau bahagia.

Kecerdasan Spiritual atau Spiritual Quotient (SQ)

Kecerdasan spiritual atau SQ adalah kecerdasan jiwa yang membantu seseorang untuk mengembangkan diri secara utuh melalui penerapan nilai-nilai positif, kemampuan SQ akan membantu seseorang untuk mengatasi persoalan dan berdamai dengan persoalannya itu.

Ciri utama dari kecerdasan spiritual ini dapat dilihat dari kesadaran individu untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna.

Kecerdasan spiritual yang berkembang dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk bersikap fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Mereka dengan SQ yang baik juga memiliki tingkat kesadaran tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mengambil pelajaran berharga dari suatu kegagalan.

Kemudian, mereka mampu mewujudkan hidup seimbang sesuai visi-misi diri, mampu melihat keterkaitan antara berbagai hal, mandiri, hingga mengerti akan makna hidup yang sebenarnya.

....Dari berbagai sumber....