Kamis, 10 Oktober 2019

Curhatan diriku

Pada awalnya aku tidak tahu apa pun tentang indigo atau pun spiritual. Dari kecil aku hanya tahu bahwa aku berbeda dengan orang lain, selalu merasa terasing dan tidak cocok untuk berada di dunia ini. Tidak suka dengan semua yang berhubungan dengan kesedihan,  kesakitan, kebohongan, peperangan, pembunuhan dll.

Sepertinya di sini bukalah rumah ku yang sebenarnya.

Terlahir dengan ambivert, dimana suka bila di keramaian, suka melihat dan menagamti perilaku orang lain, tetapi selalu merasa lelah ketika kembali ke rumah. Senang juga menyendiri di rumah , memikirkan tentang banyaknya pertanyaan dalam diri sendiri, tentang siapa aku sebenarnya, tentang galaksi² bintang², tentang Tuhan , dll yang tidak pernah di temukan jawabannya.

Berpikir yang telalu maju, serta memberikan seatment seperti tahu apa yang akan terjadi membuat teman² ku merasa aku adalah orang yang aneh dan unik, tidak banyak orang mau dan bisa bergaul bersama diriku.

Seiring bertambahnya usia dan pengetahuan, mengalami proses jatuh bangun, hidup dan mati berkali-kali,  akhirnya aku mendapat pencerahan, aku hanyalah seorang anak  yang mendapatkan anugrah untuk menjalankan misi jiwa ku di dunia. Perbedaan ku adalah aku jiwa tua yang telah berevolusi dalam renkarnasi kehidupan berkali-kali untuk mempelajari kehidupan dan memperoleh kebijaksanaan. Panggilan jiwaku, aku ditugaskan untuk membantu sesama mendapatkan pencerahan dan menuntunnya dalam kehidupan ini.

Bagiku kehidupan adalah proses belajar, wawancara, observasi, dan eksperimen untuk menemukan apa, siapa kita, apa peran kita di dunia ini.

Yogyakarta 10 Oktober 2019