Mungkin kebanyakan dari kalian menganggap bahwa kedua profesi tersebut sama. Namun pada kenyataannya mereka berdua memiliki pekerjaan yang berbeda.
Mereka berdua memang sama-sama mempelajari tentang ilmu kejiwaan, namun mereka memiliki perbedaan. Perbedaan singkatnya yang biasa dikatakan oleh orang - orang adalah bahwa psikolog menangani pasien tanpa obat sedangkan Psikiater boleh memberikan obat kepada pasienya.
Untuk penjelasan lebih lanjut mari kita simak yang satu ini ^^
• Psikolog adalah sarjana psikologi yang mengikuti program profesi sebagai psikolog. Sedangkan Psikiater adalah sarjana kedokteran spesialis yang mengikuti program profesi sebagai spesialis kedokteran jiwa.
• Seorang Psikolog bergelar "M.Psi" . Sedangkan Psikiater bergelar "dr." didepan nama, dan "Sp.,Kj" dibelakang namanya.
• Psikiater diperbolehkan memberikan obat - obat-an kepada pasiennya, karena seorang psikiater yang memiliki latar belakang kedokteran mengetahui takaran - takaran yang sesuai untuk pasiennya. Sedangkan psikolog tidak diperbolehkan memberikan obat dan psikolog membantu masalah pasien lebih kepada aspek sosialnya, seperti memberikan psikoterap). Selain itu seorang psikolog juga diperbolehkan menggunakan alat tes (misalnya mengungkap bakat minat seseorng).
Walaupun terdapat perbedaan diantara kedua profesi ini, namun mereka dapat saling bekerja sama. Misalnya, ketika seorang psikolog mendapatkan klien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka klien tersebut dapat ditangani oleh psikiater dan begitu pula sebaliknya, tergantung pada kasus yang dihadapi oleh klien.
Psikolog dan psikiater biasanya menangani kasus seputar masalah masalah remaja, trauma, anak-anak, maupun orang dewasa yang mengalami kelainan mental dan masalah-masalah lainnya.
Jadi sudah tau kan bedanya psikolog dan psikiater?
Semoga info ini dapat bermanfaat bagi kalian smua dan jangan lupa untuk share post ini, tinggal pencet tombol share^^ karena masih banyak yang tidak tahu. Terima kasih ^^
Sekian :)